Yang Belum Benar-benar Selesai

Source: Pinterest

Baik, selesai sudah semester enam yang 90% dijalankan melalui daring ini, am I happy or not? Of course nggak, atau karena gue tipe anak rumahan jadinya 45% berusaha senang dan tetap menikmati. Mungkin gue satu dari banyak orang yang merasakan kurang nyaman melaksanakan pembelajaran jarak jauh ini, sebab menurut survei Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang gue kutip dari laman Headtopics.com, 90% mahasiswa lebih memilih kuliah tatap muka.

Sedikit review sistem pembelajaran jarak jauh yang sudah dilakukan sekitar lima bulan ini, alhamdulillah ilmu yang gue dapat adalah ilmu kesabaran menjalankan tugas dan soal ujian yang diberikan oleh Bapak dan Ibu dosen yang terhormat. Dalam artian materi pembelajaran yang seharusnya didapatkan tidak sepenuhnya atau bahkan ada yang setengah saja tidak dijelaskan. Mengingat posisi sebagai “mahasiswa” yang katanya harus sudah terbiasa dengan belajar sendiri, gue jadi rada bingung. Apa dalam situasi ini beliau-beliau mengedepankan istilah tersebut? Entah. Positive thinkingnya mungkin ada dosen yang memang terkendala oleh media penyampaian atau karena memang menjalankan tanggung jawabnya sebagai pengajar ialah prioritas, namun yang sekian.

Pun posisi mahasiswa sudah semestinya bisa melakukan pembelajaran secara mandiri lantas, kampus fungsinya untuk apa? Sempat keki juga ketika tiba disuruh mengerjakan soal ujian yang materi ujian tersebut pure (sekali lagi) belum dijelaskan sebelumnya.

Okey, yang penting ujian sudah berlalu–walaupun sampai sekarang masih membuat gue bertanya-tanya dan misuh-misuh akan tetap ada hal baik yang dapat kita ambil dari kejadian ini. Seperti ketika kondisi di rumah aja ini, jadi banyak teman-teman yang dapat mencari penghasilan tambahan, menekuni hobi juga passionnya, overthinking, dan lain-lain.

Sebagai penghujung keluhan kali ini, intinya gue lega semester absurd ini sudah selesai. Lega sebab setidaknya bisa dapat bersantai sebentar, karena tetap saja di setiap akhir ialah awal alias selamat datang semester depan hahaha. Belum ada kabar yang jelas perihal semester selanjutnya apa akan tetap dilakukan secara daring atau tidak, walaupun kemungkinan besar iya apapun sistemnya semoga semuanya semakin membaik. Okesip, semangat!

Share to:

Leave a Reply

Your email address will not be published.