Day 365 of 365

Terima kasih 2019, memberi kesan yang cukup menakjubkan untuk tetap membuat hari-hari selanjutnya bersemangat dan lebih bersyukur lagi dalam hidup. Banyak hal membahagiakan di tahun ini hingga akan terlalu panjang untuk saya tuliskan di jam-jam terakhir pergantian tahun.

Moment-moment lucu nan menggemaskan; tercapainya beberapa resolusi yang dibuat di awal tahun; bertemu dengan orang-orang yang membuat saya belajar dan masih banyak lagi.

Tapi bukan hidup namanya kalau hanya bahagia mulu yang dirasa. Kisah sedih dan suram juga terselip dalam perjalanan hidup di tahun ini. Dan di antara kesedihan-kesedihan yang paling saya ingat ialah ketika ditinggalkan selama-lamanya oleh seseorang yang saya sayangi, nenek saya.

Kepergian beliau beberapa bulan lalu benar-benar membuat patah dan nyeri di hati. Ini kali kedua saya ditinggal pergi selama-lamanya oleh orang yang saya sayangi. Saat itu pula kali pertama saya melihat ayah saya menangis.

Kesedihan lainnya juga sempat saya rasakan sampai-sampai membuat muak terhadap diri sendiri. Ada yang karena gagal, kecewa, sampai hanya karena kekhawatiran berlebih di dalam pikiran yang mana dalam kenyataannya, belum tentu atau bahkan tidak terjadi.

Tapi hal yang saya syukuri selain dari moment-moment yang tercipta di tahun ini adalah adanya manusia-manusia yang bersedia dirinya dijadikan tempat bercerita kala saya memang rasa-rasanya sudah tak kuat untuk menampung lagi sendiri.

Menjadi manusia terbuka, ada kalanya memang perlu. Sayangnya, menjadi manusia terbuka kepada manusia lain bukan yang Allah ingini. Begitu kiranya. Mungkin jalan terbaik ialah secukupnya dan tidak berlebih.

Sebab dalam hal tersebut pula erat kaitannya dengan kebergantungan diri sendiri terhadap orang lain. Padahal kunci dari bahagia yang sebenarnya ada dalam diri sendiri.

Di hari-hari selanjutnya nanti, besar harapan semoga diri ini lebih kuat dan dewasa ketika dihadapkan oleh suatu permasalahan. Pula yakin, atas kemampuan diri sendiri untuk menjadi sosok manusia yang lebih berarti. Semangat saya, dan kamu juga.

Share to:

Leave a Reply

Your email address will not be published.