2020 Usai Sudah, Selanjutnya Ada Apa?

Banyak yang bilang tahun ini hanya berhenti sampai bulan Februari atau Maret saja, sebab setelahnya 2020 menjadi tahun yang sebelumnya tidak kita duga-duga. Rencana-rencana luar biasa yang dibuat pada awal tahun kemudian mau tidak mau diikhlaskan sekadar menjadi angan-angan di kepala. Pandemi, merawat manusia menjadi lebih berbeda dari biasanya sebab ada kebiasaan-kebiasaan baru yang lahir di tengah-tengah manusia. Mengeluhkan tahun ini agaknya juga menjadi hal yang lumrah, sering kali gue temui perihal orang-orang yang diminta pendapatnya tentang tahun ini—dan jawabannya cenderung terdengar sama. Pandemi seolah mengubah banyak hal namun menyama ratakan jejak pendapat manusia.

Tahun ini memang bukan hal yang mudah dilewati bagi semua orang, pada akhir tahun ini mari beri diri kita selamat karena telah berhasil berjuang untuk mulai terbiasa dengan keadaan. Akan tetapi, dalam seburuk-buruknya hari selalu ada hal baik yang masih bisa kita petik. Sedikit banyak mungkin kita sadar bahwa banyak hal sederhana yang menjadi luar biasa di 2020 ini. Masih bisa bernapas lancar tanpa alat, indera penciuman masih bekerja dengan baik, hadirnya orang-orang tersayang atau orang-orang baik di sekeliling kita, jaringan internet lancar jaya, dan lain sebagainya. Di lain sisi untuk banyak orang juga, mungkin tahun ini hanya tetap menjadi tahun yang berat sebab kehilangan orang-orang tersayang, pekerjaan, dan lainnya.

Buat gue pribadi, selain turut menganggap 2020 ini tahun yang cukup menyebalkan mungkin di sini gue sekadar ingin berterima kasih. Terima kasih masih menghadirkan manusia-manusia kesayangan dengan kondisi sehat wal afiat, terima kasih karena sudah bikin manusia yang anti sosial ini semakin ansos, terima kasih masih menjaga untuk tetap produktif mengerjakan banyak hal yang gue sukai, terima kasih telah melindungi gue dari seringnya menghamburkan uang untuk jajan-jajan di luar, terima kasih untuk kesempatan mempelajari banyak hal, terima kasih sudah membuat gue menjadi orang yang super serius sampai gue merasa kebingungan sendiri, terima kasih untuk diingatkan hidup yang lebih sehat, terima kasih atas hidangan dari berbagai menu pilihan yang ingin gue cicipi sehingga dari situ gue mulai bisa mengambil keputusan, dan terima kasih perihal berbagai rasa yang terlalu sulit diungkapkan.

Tahun ini boleh menyebalkan dan tidak baik-baik saja, sebagaimana wajarnya manusia hanya bisa berencana dan membuat harapan agar 2021 atau hari-hari kedepannya semakin baik-baik saja. Dari segala kemungkinan baik dan buruk di depan mata, setidaknya dari tahun ini kita bisa belajar lagi untuk menjadi manusia yang lebih kuat bukan?

Share to:

Leave a Reply

Your email address will not be published.